SMK Muh Mungkid: Workshop Pengembangan Sistem Penjualan di Marketplace

10/10/2025
SMK Muh Mungkid: Workshop Pengembangan Sistem Penjualan di Marketplace

Magelang, 9 Oktober 2025 — Setelah sukses dengan pelaksanaan hari pertama bertema Penempatan Produk & Pengembangan Sistem Penjualan di Marketplace, kini SMK Muhammadiyah Mungkid melanjutkan semangat pembelajaran digital di Hari Ke-2 Workshop Digital Marketing dengan topik mendalam: “Pengembangan Sistem Penjualan Produk RFID di Marketplace.”

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari upaya nyata sekolah dalam mempersiapkan siswa menghadapi dunia bisnis digital yang semakin kompetitif.

Workshop kembali dipandu oleh Muhamad Anik, seorang Digital Marketing Specialist & Entrepreneur, sekaligus pendiri Anik Digital Academy, yang dikenal aktif membantu sekolah dan UMKM dalam transformasi digital.

Menjadikan Produk Sekolah Lebih Bernilai di Pasar Digital

Workshop hari kedua ini difokuskan pada implementasi lanjutan dari sesi sebelumnya, di mana para siswa tidak hanya belajar cara menempatkan produk di marketplace, tetapi juga mulai membangun sistem penjualan digital yang berkelanjutan dan efisien.

Produk unggulan yang menjadi fokus pengembangan adalah modul RFID karya siswa SMK Muhammadiyah Mungkid. Modul ini memiliki potensi besar untuk dipasarkan secara luas karena fungsinya yang relevan dengan kebutuhan sistem keamanan, kontrol akses, hingga proyek IoT sederhana.

“Kalau kemarin kita belajar bagaimana produk bisa tampil di marketplace, hari ini kita belajar bagaimana produk itu bisa berputar, punya sistem, dan menghasilkan penjualan,” tutur Muhamad Anik membuka sesi workshop hari kedua.

Membangun Sistem Penjualan: Dari Riset Hingga Optimasi

Dalam sesi kali ini, peserta diajak memahami bagaimana sistem penjualan online bekerja secara menyeluruh — mulai dari tahap riset pasar hingga pengelolaan pelanggan setelah pembelian.

1️⃣ Riset Ulang Target Market dan Persona Pembeli

Peserta kembali melakukan riset untuk menentukan siapa sebenarnya calon pembeli potensial dari produk RFID. Dengan memanfaatkan tools gratis seperti Shopee Trends, Google Trends, dan bantuan ChatGPT, mereka belajar menyusun persona pelanggan — meliputi usia, profesi, minat, dan kebutuhan.

“Sistem penjualan bukan cuma soal upload produk. Tapi tentang bagaimana kita mengenal siapa pembeli kita, lalu menyiapkan alur agar mereka nyaman dan yakin membeli produk dari kita,” jelas Anik.

2️⃣ Strategi Konten dan Visualisasi Produk

Para siswa kemudian diarahkan untuk memperbaiki tampilan toko digital mereka. Mulai dari membuat foto produk profesional dengan latar putih, mendesain banner toko, hingga menulis deskripsi yang komunikatif dan SEO-friendly.

3️⃣ Sistem Promosi dan Retargeting

Materi berlanjut pada pembahasan fitur promosi di marketplace seperti:

  • Shopee Ads (Iklan Produk & Toko)
  • Gratis Ongkir XTRA
  • Voucher Diskon & Cashback
  • Flash Sale dan Bundling Produk

Anik menjelaskan bagaimana fitur-fitur tersebut bisa digunakan dengan strategi yang tepat untuk meningkatkan trafik dan konversi penjualan.

Sebagai contoh, untuk produk RFID dengan harga tertentu, siswa diajak menghitung margin keuntungan setelah dikurangi biaya iklan, voucher, dan ongkir, agar tetap mendapat laba positif.

“Di dunia digital, promosi itu investasi. Bukan sekadar buang uang, tapi cara kita membeli perhatian calon pembeli,” ujar Anik dengan semangat.

Sinergi Sekolah dan Dunia Industri: Dari Kelas ke Pasar Nyata

SMK Muhammadiyah Mungkid tidak hanya berorientasi pada pengajaran teori, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kewirausahaan digital dalam setiap kegiatan pembelajaran.

Kolaborasi dengan praktisi seperti Anik Digital Academy menjadi wujud nyata dari misi sekolah dalam mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, dan berdaya saing global.

“Kami ingin siswa kami bukan hanya bisa membuat produk, tapi juga bisa menjualnya. Dunia saat ini menuntut kemampuan digital yang kuat. Maka dari itu, workshop ini menjadi momen penting bagi siswa untuk menyiapkan masa depan mereka,” ungkap Bapak Zen Widodo, perwakilan sekolah sekaligus penggagas kegiatan ini.

Sesi ini juga menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk mulai membuka ruang kolaborasi antara pendidikan vokasi dan dunia profesional digital.

Suasana Belajar yang Interaktif dan Inspiratif

Hari kedua workshop berlangsung dalam suasana santai namun produktif.

Para siswa terlihat antusias mencoba setiap langkah yang diajarkan, mulai dari riset kata kunci, menyusun judul produk, membuat deskripsi yang SEO Friendly, hingga memahami fundamental fotografi dan videografi.

Diskusi dua arah pun terjadi, di mana siswa bertanya seputar strategi optimasi, cara menarik ulasan positif, hingga bagaimana membangun brand trust di marketplace.

Motivasi dan Penutupan

Menjelang akhir sesi, Muhamad Anik memberikan motivasi kepada seluruh peserta untuk tidak berhenti berinovasi.
Ia menegaskan bahwa dunia digital terus berubah, dan hanya mereka yang mau belajar dan beradaptasi yang akan bertahan.

“Dunia digital itu luas. Hari ini kalian belajar tentang RFID, besok mungkin kalian bisa jual produk buatan kalian sendiri. Yang penting mulai dulu, terus perbaiki sistemnya,” pesan Anik menutup kegiatan.

Workshop hari kedua ini diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama seluruh peserta dan tim guru pembimbing. Raut wajah puas dan semangat tampak dari para siswa yang kini memiliki pandangan baru terhadap dunia digital marketing dan potensi produk karya mereka.

Tentang SMK Muhammadiyah Mungkid

Sebagai salah satu sekolah kejuruan terdepan di Kabupaten Magelang, SMK Muhammadiyah Mungkid terus mengembangkan inovasi dalam bidang teknologi dan kewirausahaan.

Sekolah ini berkomitmen membentuk siswa yang mandiri, berjiwa kreatif, dan mampu bersaing di dunia industri modern.

Melalui pembelajaran berbasis proyek seperti pengembangan produk RFID dan kolaborasi dengan praktisi industri, sekolah ini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan vokasi dapat bertransformasi menjadi wadah inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Informasi Seputar SMK Muhammadiyah Mungkid

Tentang Anik Digital Academy

Anik Digital Academy adalah platform tempat belajar skill digital & bisnis yang praktis, aplikatif, dan langsung bisa dipraktikkan. Dibimbing langsung oleh praktisi, kamu bisa upgrade kemampuan di bidang digital marketing, pembuatan website, desain konten, hingga monetisasi.

Semuanya fleksibel, terstruktur, dan siap pakai. Cocok untuk pemula, pelaku usaha, dan siapa pun yang ingin berkembang di era digital.

Melalui platform kelas.anikworks.com, ADA menghadirkan pengalaman belajar yang fleksibelterstruktur, dan terjangkau, lengkap dengan pendampingan langsung oleh mentor berpengalaman.

Langkah Nyata Menuju Sekolah Digitalpreneur

Workshop hari kedua di SMK Muhammadiyah Mungkid menjadi bukti nyata bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar teori, tetapi juga wadah lahirnya generasi digitalpreneur masa depan.

Dengan bimbingan langsung dari praktisi seperti Muhamad Anik dan dukungan penuh dari pihak sekolah, para siswa kini memiliki kemampuan dasar untuk mengelola, memasarkan, dan mengembangkan produk mereka secara profesional di dunia marketplace.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen SMK Muhammadiyah Mungkid dalam mencetak generasi muda yang melek teknologi, mandiri secara ekonomi, dan siap bersaing di dunia digital global.

Anik Dunia Academy

Platform belajar digital marketing & bisnis modern. Belajar praktis, aplikatif, dan cocok untuk pemula yang ingin berkembang di era digital.

Leave a Comment