ADUA menghadirkan narasumber kewirausahaan instansi pemerintah dan trainer digital marketing untuk Dinas, Pemerintah Daerah, serta Kementerian dan Lembaga, membantu ASN dan program pemberdayaan masyarakat bekerja lebih modern dan terukur hasilnya.



Bimtek dan pelatihan kewirausahaan telah dilaksanakan bersama berbagai dinas, pemerintah daerah, dan instansi negeri di Indonesia.

Tuntutan untuk pelayanan yang lebih modern dan program pemberdayaan yang lebih berdampak terus meningkat, namun kapasitas SDM di bidang kewirausahaan dan digital sering belum mengikuti kecepatan tersebut.
Program pembinaan UMKM belum banyak menyentuh sisi digital marketing
ASN belum sepenuhnya memiliki kapasitas untuk mendampingi pelaku usaha binaan
Kegiatan bimtek sering berhenti di seremoni tanpa tindak lanjut yang jelas
Anggaran pelatihan belum selalu tepat sasaran dan terukur hasilnya
Tuntutan transparansi dan akuntabilitas program semakin tinggi

ADUA menghadirkan narasumber kewirausahaan instansi pemerintah yang membawa pendekatan aplikatif dan sesuai konteks birokrasi, agar hasil bimtek benar-benar bisa ditindaklanjuti oleh ASN maupun masyarakat binaan.
Materi berbasis praktik, sesuai kebutuhan program instansi
Studi kasus pemberdayaan ekonomi dari berbagai daerah
Bisa disesuaikan untuk ASN, pelaku UMKM binaan, maupun masyarakat umum
Fokus pada dampak yang bisa dilaporkan, bukan sekadar seremoni
Peserta tidak hanya menerima materi, tapi diajak menerapkannya langsung sesuai konteks program pemberdayaan atau tugas ASN sehari-hari.
Memetakan kebutuhan program dan kondisi SDM instansi saat ini
Menyusun materi kewirausahaan dan digital sesuai konteks program
Menerapkan langsung materi lewat studi kasus dan simulasi
Menyusun laporan hasil sebagai bahan pertanggungjawaban program
| Yang Dibahas dalam Sesi | Yang Akan Didapatkan Instansi |
|---|---|
| Dasar kewirausahaan untuk pembinaan UMKM | ASN yang lebih siap mendampingi pelaku usaha binaan |
| Digital marketing dasar untuk pelaku usaha binaan | Program pemberdayaan yang lebih relevan dengan era digital |
| Strategi pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas | Dampak program yang lebih mudah dipantau dan dilaporkan |
| Studi kasus program pemberdayaan dari berbagai daerah | Referensi konkret untuk merancang program serupa |
Program dirancang fleksibel, disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi.
Peningkatan kapasitas SDM untuk mendukung program kerja dinas terkait.
Bimtek kewirausahaan untuk mendukung program pemberdayaan ekonomi daerah.
Program kerja nasional yang membutuhkan narasumber kewirausahaan berpengalaman.
Pendampingan langsung untuk pelaku usaha binaan dan masyarakat sasaran program.
Sesi bisa disesuaikan dari sisi jumlah peserta, lokasi, hingga kedalaman materi.
Bimbingan teknis secara daring, efisien menjangkau peserta di berbagai wilayah.
Sesi lebih interaktif dengan pendampingan jarak jauh untuk peserta binaan.
Format tatap muka langsung, cocok untuk kegiatan bimtek resmi instansi.
Sesi praktik langsung dengan pendampingan lebih intensif bagi peserta binaan.
Kombinasi online dan offline untuk hasil yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Konsultasikan langsung kebutuhan program instansi Anda, tim ADUA bantu tentukan yang paling pas.
Konsultasi Sekarang →Materi disusun sistematis, aplikatif, dan relevan dengan konteks program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dasar kewirausahaan untuk pelaku usaha binaan
Digital marketing dasar untuk UMKM binaan
Strategi pemasaran produk lokal secara digital
Dasar branding untuk produk UMKM dan desa
Pengenalan marketplace dan media sosial untuk berjualan
Manajemen usaha sederhana untuk pelaku UMKM
Strategi pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas
Pengenalan AI untuk efisiensi kerja ASN dan pelaku usaha
Studi kasus program pemberdayaan dari berbagai daerah
Menyusun rencana tindak lanjut program
Sesi tanya jawab dan evaluasi bersama peserta
Materi Custom
Bisa disesuaikan sepenuhnya dengan program kerja dan sasaran instansi
Cuplikan dari salah satu sesi terbaru bersama Universitas Ngudi Waluyo, sebagai gambaran format penyampaian materi ADUA.









Program tidak berhenti pada seremoni bimtek, tapi dirancang menghasilkan dampak yang bisa dipertanggungjawabkan.
Fokus pada hasil yang bisa dilaporkan sebagai bentuk akuntabilitas program.
Materi dan pendekatan menyesuaikan tugas pokok dan fungsi instansi.
Dibawakan langsung oleh trainer dengan pengalaman lapangan nyata sejak 2017.
Bukan sekadar seremoni, tapi rencana aksi yang bisa langsung dijalankan peserta.
Bisa online, offline, atau hybrid sesuai kondisi dan wilayah kerja instansi.
Sudah dijalankan di lebih dari 24 instansi, komunitas, dan mitra binaan.
Penyampaian materi kewirausahaan ke jumlah peserta yang besar secara efisien dan mudah diakses.
Materi kewirausahaan dan digital marketing komprehensif
Studi kasus program pemberdayaan dari berbagai daerah
Sesi tanya jawab interaktif
Materi presentasi resmi untuk instansi
Pelatihan berbasis praktik dengan pendampingan agar peserta binaan mampu menerapkan langsung materinya.
Penyampaian materi secara terstruktur
Praktik langsung menyusun strategi usaha sederhana
Pendampingan intensif selama sesi berlangsung
Evaluasi hasil praktik dan rekomendasi tindak lanjut
Program dapat disesuaikan (custom) berdasarkan kebutuhan instansi, baik dari sisi materi, durasi, maupun metode pelaksanaan.
Semakin lama program ditunda, semakin besar pula kesenjangan antara harapan masyarakat dan kesiapan SDM yang mendampinginya.
Tanpa pendekatan yang tepat, kegiatan pembinaan berisiko hanya menjadi seremoni tanpa hasil nyata.
Materi yang tidak relevan membuat anggaran bimtek tidak memberikan hasil yang sepadan.
Tanpa peningkatan kapasitas, ASN akan kesulitan mendampingi masyarakat yang bergerak ke arah digital.
Tanpa pendampingan kewirausahaan yang tepat, usaha binaan berisiko stagnan dan sulit berkembang.
Jangan biarkan program kewirausahaan hanya berhenti di seremoni. Mulai rancang bimtek yang aplikatif bersama ADUA.
Ya. Sebelum sesi dilaksanakan, tim ADUA akan berdiskusi dengan pihak instansi untuk memahami tugas pokok dan fungsi, sasaran program, serta target peserta, baik ASN maupun masyarakat binaan. Materi kewirausahaan dan digital marketing kemudian disesuaikan agar relevan dengan tujuan program kerja instansi Anda.
Durasi sesi bersifat fleksibel dan disesuaikan dengan format yang dipilih. Untuk bimtek atau seminar, biasanya berlangsung sekitar 3 sampai 4 jam dalam satu hari. Untuk workshop pendampingan yang melibatkan praktik langsung, durasi bisa diperpanjang menjadi satu hingga beberapa hari, tergantung kompleksitas program dan jumlah peserta binaan.
Bisa. ADUA telah berpengalaman bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintah dalam kegiatan yang bersumber dari anggaran daerah maupun nasional. Tim ADUA dapat menyesuaikan format kerja sama, termasuk kebutuhan dokumen administrasi, sesuai ketentuan pengadaan yang berlaku di masing-masing instansi.
Porsi praktik sengaja dibuat lebih besar dibanding teori. Setiap konsep kewirausahaan yang disampaikan selalu diikuti contoh nyata dari program pemberdayaan di berbagai daerah, serta aktivitas yang bisa langsung dicoba peserta, seperti menyusun strategi usaha sederhana atau merancang konten promosi produk lokal.
Bisa keduanya. Instansi dapat memilih bimtek atau workshop secara online melalui video conference, tatap muka langsung di kantor atau lokasi kegiatan, maupun format hybrid yang menggabungkan keduanya. Pemilihan format biasanya disesuaikan dengan jumlah peserta, wilayah kerja, dan kebijakan internal instansi.
Ya. Instansi akan menerima salinan materi presentasi yang digunakan selama sesi, sehingga bisa dipelajari ulang oleh peserta maupun dijadikan arsip kegiatan. Tim ADUA juga menyediakan rangkuman hasil evaluasi yang dapat digunakan sebagai bahan pelaporan pertanggungjawaban program.
Prosesnya dimulai dengan pihak instansi menghubungi tim ADUA melalui WhatsApp untuk menyampaikan kebutuhan awal, seperti sasaran program, perkiraan jumlah peserta, dan rencana tanggal pelaksanaan. Setelah itu, tim ADUA akan menyusun konsep program yang sesuai, mengonfirmasi jadwal, dan mengirimkan penawaran resmi sebelum sesi dijadwalkan.
Ya. Setiap pelaksanaan program akan disertai sertifikat sebagai bukti keikutsertaan, baik untuk ASN maupun peserta binaan yang mengikuti sesi. Sertifikat ini juga dapat digunakan sebagai bagian dari dokumentasi pelaporan kegiatan bimtek instansi.

Praktisi dan konsultan kewirausahaan serta digital marketing yang berfokus pada pengembangan kapasitas SDM melalui pendekatan aplikatif dan terukur. Melalui ADUA, sesi bimtek dan narasumber instansi pemerintah dirancang agar ASN dan pelaku usaha binaan benar-benar mampu menindaklanjuti materi yang diberikan.